SISWA SMA ADZKIA PANEN 28 KG LELE

Print

ADZKIA – Setelah sukses dengan program Adzkia Berkebun, siswa SMA Adzkia Daarut Tauhiid mencoba membuat terobosan baru. Kali ini, mereka mencoba beternak Ikan Lele.

Penantian mereka pun membuahkan hasil yang baik. Tiga ratus bibit ikan lele yang mereka ternak, berubah menjadi 28 kg Ikan Lele siap panen hanya dalam waktu tiga bulan. “Kita hanya mencoba ternak lele dengan teknik konvensional. Setelah kita mendapat bibit-bibit ikan lele, kita hanya meletakkannya di dalam sebuah tong, dan memberi makan mereka secara teratur. Sekitar tiga atau empat bulan, lele-lele tersebut sudah siap panen,” ujar Koordinator Program Adzkia Berkebun, Ustaz Tedi Kodin.

Ternak Lele ini merupakan proyek ternak Lele pertama bagi SMA Adzkia. Ustaz Tedi mengungkapkan jika timnya ingin lebih fokus, mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. “Untuk proyek kali ini kami menghasilkan sekitar 189 ekor Lele siap konsumsi. Meski jumlah ini belum cukup untuk seluruh siswa Adzkia, SMP dan SMA, namun hasil kali ini sudah cukup bagus. Target saya pribadi untuk pertama, kita dapat panen sekitar 200 lele. Ya, kurang sedikit lah, dari hasil panen yang ada,” katanya sembari tertawa.

Untuk panen pertama ini, mereka mendapatkan keuntungan sekitar 150 ribu rupiah dari hasil panen Lele. Uang tersebut menurut Ustaz Tedi didapat dari hasil menjual Lele ke bagian Pelayanan Dapur SMA Adzkia. “Tapi keuntungan berupa uang tersebut menurut saya tidak sebanding dengan manfaat berupa pengalaman yang didapat siswa. Dengan adanya program seperti ini, siswa bisa belajar menjadi seorang pengusaha. Hal tersebut bisa menjadi alternatif lain bagi siswa usai lulus dari SMA Adzkia, disamping pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Universitas.”

Meski begitu, Ustaz Tedi berharap untuk proyek kedua, mereka bisa mendapat hasil yang lebih maksimal lagi. “Untuk panen perdana ini, hasilnya dapat dinikmati kurang lebih 189 siswa, sementara untuk siswa lain, kami mendapat Lele dari vendor luar. Saya harap untuk proyek kedua nanti, semua siswa dapat menikmati hasil panen dari ternak sendiri,” pungkasnya menutup percakapan. (HumAdz)