MATABA, AJANG BENTUK KARAKTER SISWA

ADZKIA – “Siapa kita, Santri Daarut Tauhiid! Siapa kita, Santri Daarut Tauhiid!” Teriakan kompak dan penuh semangat ini berasal dari 45 siswa SMA Adzkia Daarut Tauhiid yang mengikuti kegiatan Masa Taaruf Santri Baru (Mataba), Senin (8/7) pekan lalu.

Mengusung tema Adzkia Generasi Milenial, Bertauhiid, Berkarakter, dan Peduli Lingkungan, kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan selama enam hari, Ahad- Jumat (7-12/7). “Kegiatan tiga hari pertama, kita rangkum dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dilaksanakan di dalam lingkungan sekolah, sementara tiga hari selanjutnya kita rangkum dalam kegiatan Diklat Karakter Baku yang dilaksanakan di Gunung Bunder, Bogor,” ujar Ketua Mataba 2019 SMA Adzkia, Ustaz Tedi Kodin, Senin (15/7).

Ada tujuan yang berbeda dari pelaksanaan Mataba Indoor dan Outdoor. Menurut Ustaz Tedi, di kegiatan MPLS, siswa lebih banyak diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, struktur dan visi misi sekolah, serta kebiasaan maupun budaya yang ada di sekolah. “Sementara untuk kegiatan Outdoor, fokusnya ada pada pembentukan karakter baik dan kuat. Penekanan karakter baik ada pada prinsip Ikhlas, Jujur dan Tawadhu, dan karakter kuat ada para Berani, disiplin dan Tangguh,”tuturnya.

Ada berbagai macam kegiatan yang diikuti para siswa saat kegiatan Mataba, diantaranya latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) oleh TNI, Games, Halang Rintang, Solo Bivac dan beberapa materi khas Daarut Tauhiid. “Kita selipkan kegiatan Solo Bivac untuk membentuk Tauhiid yang kuat, dan agar siswa memiliki keberanian,” kata Ustaz Tedi.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, Ahad – Jumat (7-12/7) ini ternyata menimbulkan makna yang mendalam bagi peserta didik baru SMA Adzkia Tahun Ajaran 2018-2019. Apalagi, para pengurus OSIS dan Guru yang membawakan materi di MPLS dengan lihai menyelipkan candaan yang membuat suasana MPLS tak terasa membosankan.

Begitu pula dengan kegiatan mendaki Gunung Bunder, yang merupakan bagian dari kegiatan Mataba tahun 2019 ini. Aktivitas tersebut bisa dikatakan sangat melatih fisik para siswa baru. “Kegiatan menginap sendiri di hutan (Solo Bivac-red) selama semalaman. Itu yang paling berkesan,” kata Fitria Hanifa, siswa asal Semarang.

Momen di akhir kegiatan pun ternyata tak kalah bermakna. Saat apel penutupan kegiatan Mataba 2019 digelar, para orang tua siswa baru ini turut menyaksikan apel dan ikut serta untuk memberikan penghargaan dengan melepas slayer di leher peserta Mataba, sebagai tanda bahwa mereka telah secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Adzkia Daarut Tauhiid.

“Mataba merupakan proses awal pendidikan para santri dalam mengenal budaya dan lingkungan. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi titik awal perubahan dari diri santri. Mulai dari peka terhadap lingkungan, peka terhadap sesasama, peka terhadap apa yang telah diarahkan sekolah. Mudah2an bisa jadi santri yang berkarakter baku (baik dan kuat)” ujar Kepala SMA Adzkia Daarut Tauhiid, Ustaz Irwan Gunawan, di akhir kegiatan. (HumAdz)

Comments   

0 #1 tedi 2019-07-17 08:07
mantab zah
Quote

Add comment


Security code
Refresh

SMA ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

JL.Sukamulya V no 1, Rt. 01/09 Serua indah - Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15414 Telp. (021)74638050 hp/WA : 08111840415