6 TIPS MENGHAFAL AL QURAN BAGI PEMULA ala IBAD

ADZKIA – Menjadi seorang Hafidz Hafidzah ternyata tak sesulit yang dibayangkan. Muhammad Khairil Ibadu Rahman, siswa SMA Adzkia Daarut Tauhiid menuturkan, kunci utama untuk dapat menghafal Alquran adalah istiqomah. Siswa kelahiran Bengkulu, 17 tahun silam ini pun tak lupa untuk memberikan beberapa tips untuk menghafalkan Al Quran. Yuk, kita simak;

  1. Harus kenal Alquran.

Cara untuk mengenal Al Quran menurut Ibad adalah mendekatkan diri dengan Al Quran. “Harus banyak membaca Alquran. Cara membagi waktu dengan kesibukan sehari-hari adalah, kita harus meluangkan waktu untuk Alquran, bukan menyisakan waktu untuk Alquran.” Siswa kelas XII IPA SMA Adzkia ini pun mengungkapkan, ia sendiri selalu menyempatkan waktu membaca Alquran kapanpun. “Saat jam belajar belum ada guru, gunakan untuk mengaji. Istirahat, gunakan untuk murojaah. Sabtu Ahad biasanya lebih banyak lagi waktu untuk menghafal karena jadwal sekolah tidak sepadat hari Senin sampai Jumat,” tuturnya.

  1. Lakukan Step by Step.

Untuk pertama kali menghafal, misal menghafal juz 1. Targetkan, dalam satu hari dapat menghafal berapa ayat. “Maksimal setengah halaman. Jangan langsung menghafal 1 halaman, karena  kita baru mencoba menghafal. Setiap hari terus hafalkan, jangan sampai putus. Sedikit, asal istiqomah. Di murojaah, jangan ditinggalkan,” pesan Ibad.

  1. Setelah satu Juz terkumpul, tidak boleh lanjut menghafal Juz lain sebelum di tasmi (diuji).

Hal lain yang ditekankan Ibad adalah sering murojaah hafalan yang telah dihafal. “Target saya satu hari maksimal 7-8 Juz setiap hari murojaah.”

  1. Cari metode yang cocok dengan tipe belajar atau tipe menghafal, karena masing-masing orang berbeda.

Metode yang digunakan Ibad adalah metode klasik, dimana saat menghafal, yang dilakukan terlebih dahulu adalah membaca berkali-kali / berulang-ulang. “Biasanya saya bisa membaca satu halaman 10 hingga 20 kali, bahkan sampai lebih, baru kemudian dihafal sekali duduk. Tujuannya agar kenal dengan ayat ini. Setelah 20 kali dibaca dan sudah ingat, baru di hafal per satu ayat.”

  1. Cari waktu menghafal yang baik.

Ibad menyarankan untuk dapat mencari waktu menghafal yang tepat, sesuai dengan kondisi masing-masing pribadi. Ibad mengaku untuk hafalan baru, hafalannya akan lebih melekat di pagi hari. “Setelah subuh biasanya waktu yang tepat bagi saya untuk menghafal hafalan baru. Lebih cepat melekat di otak,” ungkapnya.

      6. Hal yang harus dihindari, jauhi maksiat.

Ibad mengaku, hal yang membuat hafalan agak tersendat jika ibadahnya dirasa kurang, atau saat ia merasa ibadahnya sedang kendor. Selain itu, siswa yang aktif di Organisasi Pramuka tersebut menekankan ke diri sendiri untuk dapat menjaga pandangan. “Bukan berarti tidak boleh, hanya sebatasnya atau sekedarnya saja. Inshaallah hafalan yang sudah didapat terjaga.”(HumAdz).

Add comment


Security code
Refresh

SMA ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

JL.Sukamulya V no 1, Rt. 01/09 Serua indah - Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15414 Telp. (021)74638050 hp/WA : 08111840415