Apel Pagi Kelas X - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMA Adzkia Islamic School
Sosialisasi Hari Wajib Berbahasa Inggris dan Aran oleh tim Pengembangan Bahasa
Agenda Kegiatan Senam Kesegaran Jasmani
Kegiatan Musyawarah Anggota Organisasi
Siswa Baru Akhwat Kelas X, usai Apel Pagi
Siswa Baru Ikhwan Kelas X, usai Apel Pagi
Ahlan wa Sahlan, Selamat Datang, Siswa Baru Kelas X SMA Adzkia Daarut Tauhiid
Agenda Rutin di Hari Jumat, Senam Kesegaran Jasmani
Persiapan Diklat Luar Ruang di Bandung, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Apel Pagi Siswa Kelas X SMA Adzkia Daarut Tauhiid

Sejarah SMA Adzkia DT

Kilas Balik SMA Adzkia Islamic Schol

Berawal dari kekhawatiran akan tingginya angka siswa putus sekolah di Indonesia, Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid (DPU-DT) Jakarta memutuskan membangun sebuah sekolah. DPU-DT, lembaga Amil Zakat dan Lembaga Nirlaba yang bergerak di bidang penghimpunan Fundraising dan Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, Shadaqah, dan Wakaf ini sendiri awalnya didirikan pada 16 Juni 1999 oleh KH Abdullah Gymnastiar.

Sebagai bagian dari Yayasan Daarut Tauhiid yang amanah, profesional, jujur, dan berlandaskan pada Ukhuwah Islamiyah, DPU DT akhirnya berhasil menjadi salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) sesuai dengan SK Menteri Agama No 401 tahun 2004. Tanpa menyia-nyiakan waktu, berbekal komitmen untuk membantu Pemerintah dalam program Pendidikan, pada Juli 2005 DPU-DT Jakarta membuka program Pendidikan Luar Sekolah paket C (setingkat SMA).

Program pendidikan yang berjalan dengan dana zakat, infak shadaqah dari kaum muslimin ini ternyata mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat. Sukses di tahun pertama, DPU-DT mencoba menyewa tempat di Gedung Al Khasyiun, dengan maksud agar bisa membuka kelas siang bagi mereka yang tidak bisa mengikuti kelas malam.

Dua bulan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan, pengelola dan pihak DPU- DT pun sepakat untuk menyulap kelas siang / pagi tersebut menjadi sekolah formal dengan nama Sekolah Permata. Tantangan dan kendala pun datang silih berganti.

Karena adanya perbedaan manajemen tata sekolah Formal dan Non Formal, akhirnya pada tanggal 21-23 Februari 2007, bertempat di Wisma Syahidan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, diadakan Workhsop Pendirian Sekolah Unggul Dompet Peduli Umat Daarut Tauhiid (DPU – DT) Jakarta dengan fasilitator dari Cendekia Institude.

Dari adanya Workshop tersebut, kemudian lahirlah nama SMA Adzkia Islamic School, dengan cita-cita mulia menciptakan manusia cerdas, berakhlak mulia dan mandiri, sehingga bisa hidup di tengah masyarakat. Tidak cukup dengan lokal kelas yang ada, DPU-DT pun akhirnya memindahkan program KBM SMA Adzkia ke kelurahan Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dari 6 lokal kelas yang berdiri diatas tanah seluas 8000 m2, SMA Adzkia Islamic School pun terus berjuang untuk menghasilkan lulusan-lulusan terbaik, dalam bidang kecerdasan Intelektual, maupun kecerdasan Spiritual. Hingga saat ini, Tahun Ajaran 2016/2017, setidaknya sudah ada 246 yang lulus dari SMA Adzkia School, dengan nilai Akreditasi Sekolah B (80,83).

Dengan jumlah Guru 12 orang dan Tenaga Pendidik 23 orang, diharapkan SMA ADZKIA akan terus amanah untuk menjadi lembaga terdepan dalam membantu perkembangan siswa yang unggul dalam masyarakat lintas budaya berbekal wawasan Islam dan Internasional. Inshaa Allah. Allahu Yubarrik Fiik Ya Adzkia...

Add comment


Security code
Refresh

  • SMA ADZKIA BUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU

    ADZKIA - Sekolah Kader SMA Adzkia Daarut Tauhiid kembali membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana pendaftaran PPDB di SMA Adzkia dibuka di bulan November, untuk Tahun Ajaran 2022/2023 pendaftaran sudah dapat dilakukan di bulan Oktober.

    “Alhamdulillah kita sudah membuka pendaftaran sejak Jumat, 1 Oktober 2021 kemarin. Pendaftaran tahun ajaran baru ini kita percepat agar dapat dilakukan serentak dengan pendaftaran sekolah di Direktorat Pendidikan Daarut Tauhiid Bandung. Jadi, di tanggal 1 Oktober kemarin, bukan hanya pendaftaran di Adzkia saja yang dibuka, namun juga pendaftaran sekolah-sekolah di Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil'Alamin, mulai jenjang TK/PG hingga SMA/SMK,” ujar Wakil Kepala SMA Adzkia bidang Humas, Nawang Fatma Putri, Rabu (5/10).

  • TAMBAH HAFALAN, 17 SISWA SMA ADZKIA IKUTI KARANTINA TAHFIDZ

    ADZKIA – Tujuh Belas siswa SMA Adzkia Islamic School dari kelas X hingga XII mengikuti kegiatan Karantina Tahfidz. Program yang biasanya digelar dengan mengumpulkan siswa dalam satu area khusus, serta dibatasi dalam melaksanakan kegiatan lain agar dapat fokus murojaah (mengulang hafalan) dan mencapai target hafalan ini kini diikuti oleh siswa melalui berbagai aplikasi daring yang memungkinkan seperti Video Call maupun Zoom Meeting.

    “Alhamdulillah kita sudah mulai sejak kemarin Rabu kemarin untuk pembukaan kegiatan, dan akan terus dilaksanakan hingga 20 April mendatang,” ujar Admin Bidang Kepengasuhan SMA Adzkia Islamic School, Ustazah Luthfiyah Nur Azizah, Kamis (8/4). Menurut Ustazah Luthfi, program Karantina Tahfidz ini diselenggarakan untuk menuntaskan hafalan santri SMA Adzkia. “Capaian hafalan sesuai dengan target juga merupakan salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas XII, dimana target hafalan setelah lulus dari SMA Adzkia untuk Tahun Ajaran 2020/2021 adalah minimal 2 Juz,” tambahnya.

    Untuk siswa yang saat ini masih duduk di bangku kelas X dan XI, setiap tahunnya ditargetkan dapat menghafal minimal 1 Juz. Perempuan kelahiran Bekasi, Jawa Barat ini juga mengungkapkan, selama ini program Karantina Tahfidz dinilai cukup efektif untuk membantu menambah hafalan siswa. Perkembangan jumlah setoran hafalan pun diutarakan Ustazah Luthfi meningkat pesat, karena bisa dikatakan, saat berada dalam masa karantina Tahfidz, siswa meluangkan waktu lebih banyak dari biasanya, agar dapat fokus menghafal.

Media Sosial

  YTube: SMA Adzkia Islamic School      IG:  @smaadzkiadt         Fb: Adzkia DT 

SMA ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

JL.Sukamulya V no 1, Rt. 01/09 Serua indah - Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15414 Telp. (021)74638050 hp/WA : 08111840415