ADZKIA – Masa pandemic Covid-19 yang mengharuskan masyarakat Indonesia untuk tetap berada di rumah saja tak menyurutkan langkah Direktorat Pendidikan Daarut Tauhiid untuk dapat menyemarakkan kelulusan siswanya dengan cara terbaik. Meski tanpa bertatap muka, kegiatan wisuda yang digelar sebagai ajang penghargaan terakhir bagi para alumni ini tetap dapat berlangsung khidmat dan tak kehilangan makna.

Meluluskan 577 siswa dari delapan unit serta jenjang pendidikan berbeda –TK DT, SMP Putri DT, SMP Putra DT, SMA Putri DT, SMA Putra DT, SMK DT, SMP Adzkia, SMA Adzkia –, wisuda yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (25/6) ini tetap mampu menghadirkan rasa istimewa di masing-masing peserta wisuda. Tak sedikit orang tua siswa yang tampak menahan haru saat melihat tayangan prosesi pengalungan medali wisuda dan mendengar nama anaknya disebut sebagai lulusan dari almamater tercinta. Pun begitu pula saat mendengar nama ananda disebutkan sebagai Wisudawan Wisudawati terbaik di sekolahnya.

Foto : Ilustrasi Penggunaan Masker oleh Siswa SMA Adzkia

ADZKIA – Isu Virus Corona masih terus bergulir. Sejak marak dibicarakan akhir Desember 2019 lalu, virus berbentuk mahkota ini dianulir masih terus tersebar di masyarakat, khususnya kawasan Asia.

Meski begitu, ada banyak cara yang sebenarnya dapat dilakukan sebagai tindak pencegahan penularan virus ini. Selain menjaga kekebalan tubuh dengan memperbanyak asupan berbagai vitamin serta makanan bergizi, menggunakan masker juga dapat mencegah penularan virus. “Masker bedah sudah cukup efektif untuk melindungi diri dari berbagai mikroorganisme. Tidak perlu menggunakan masker N95 untuk orang awam,” ujar Erike Anggraini Suwarsono, saat penyuluhan pencegahan Virus Corona di Adzkia Islamic School, Pesantren Daarut Tauhiid Serua, Kamis (5/3).

Spesialis Mikrobiologi Klinik Rumah Sakit Sari Asih Ciputat ini menuturkan, masker bedah yang banyak dijual di pasaran tersebut sudah dapat memproteksi diri agar virus tidak terhirup melalui hidung, asal digunakan dengan benar. “Masker N95, digunakan oleh tenaga medis yang merawat pasien. Selain itu penggunaannya cukup sesak, bisa kekurangan oksigen kalau digunakan lama-lama,” kata Erike.

 

ADZKIA -  Siswa Adzkia Islamic School yang gemar membaca tampak senang bukan kepalang. Pasalnya, ruang baca yang ada di Perpustakaan kini dikemas semakin menarik.

Tidak hanya buku-buku bacaan dengan genre menarik, namun juga terdapat fasilitas baca berupa sofa dan komputer digital untuk bisa mengakses beragam buku digital di dalamnya. Berbagai pengadaan tersebut merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI), yang dikemas dalam program BI Corner bertajuk Dedikasi Untuk Negeri.

 “BI Corner merupakan salah satu program sosial BI dalam dunia pendidikan. Selain fasilitas berupa pojok baca yang dikemas menarik, BI juga menyediakan tambahan sebanyak 350 buku bacaan, dengan pembagian 100 buku berbahasa Inggris, dan 250 buku berbahasa Indonesia,” ujar Manajer Divisi PSBI dan Hubungan Stakeholder Departemen Komuniikasi Bank Indonesia, Thomas Krones, Kamis (6/2).

ADZKIA – Dua warga Depok yang telah positif terjangkit wabah penyakit Covid 19 membuat manajemen Adzkia Islamic School membuat langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Bertempat di Aula Pesantren Daarut Tauhiid Serua, 300 siswa dan Guru serta Tenaga Kependidikan SMP SMA Adzkia tampak fokus menyimak pemaparan dari Spesialis Mikrobiologi Klinik terkait cara pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Corona Virus sebetulnya tidak semenakutkan seperti yang ada di berita, karena kematian yang disebabkan Virus Corona hanya terjadi pada usia tua. Apalagi virus yang ditularkan melalui udara serta percikan ludah orang yang terjangkit, bisa mati dengan alcohol 70 persen,” ujar Erike Anggraini Suwarsono, saat penyuluhan pencegahan Virus Corona di Adzkia, Kamis (5/3).

Adzkia – Doa Leo Kurniawan, siswa kelas XII IPS SMA Adzkia Daarut Tauhiid diijabah Allah SWT. Melalui jalan yang tak pernah ia duga sebelumnya, mimpi siswa program beasiswa di Sekolah binaan KH Abdullah Gymnastiar ini untuk bisa menjejakkan kaki di tanah suci akhirnya menjadi nyata.

“Alhamdulillah, rasanya masih ga percaya ini bisa terwujud. Dulu, tiga tahun lalu, saat masih di kelas IX, saya pernah berdoa sama Allah, agar saat kelas XII saya bisa ke tanah suci, Makkah. Sekarang, saya ga menyangka Allah kabulkan doa saya,” tutur Leo, Senin (13/1). Keyakinan Leo saat itu hanya satu. Allah SWT pasti mengabulkan doa orang-orang yang mohon dan meminta kepadaNya.

SMA ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

JL.Sukamulya V no 1, Rt. 01/09 Serua indah - Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15414 Telp. (021)74638050 hp/WA : 08111840415