ADZKIA – Pandemi Covid-19 yang sempat mewabah di Indonesia tak lantas membuat Daarut Tauhiid Peduli (DTP) berhenti menebar kebaikan. Melalui momentum Idul Adha 1441 H, Lembaga Amil Zakat yang berada di bawah naungan Yayasan Daarut Tauhiid ini menyebar 2500 kantung kurban untuk masyarakat.

“Alhamdulillah telah disebar 2.500 pack daging Sapi dan Kambing, dari total 23 Sapi dan 25 Kambing melalui dua hari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, dimana untuk hari pertama penyembelihan kita laksanakan Jumat (31/7) kemarin, dan hari kedua penyembelihan dilaksanakan hari ini, Senin (3/8),” ujar Budiman, Ketua Pelaksana Penyembelihan Hewan Kurban DTP, untuk area Jakarta dan Depok.

Tak dapat bertatap muka secara langsung sebagai dampak dari Pandemi Covid membuat manajemen SMA Adzkia memutuskan untuk menggelar Masa Taaruf Santri Baru (Mataba) Tahun Ajaran 2020/2021 secara daring. Sama seperti jumlah siswa yang diwisuda Juni kemarin, kuota peserta didik baru yang diterima tahun ini pun sejumlah 58 siswa.

Meskipun belum dapat bertatap muka langsung dan belajar seperti biasa dalam kondisi normal, Kepala SMA Adzkia Islamic School, Ustaz Irwan meyakinkan para siswa agar tak perlu khawatir, dan terus bersemangat mengikuti semua program yang telah dicanangkan oleh sekolah. “Tidak perlu risau, dan ingat rumus dua Pa, yaitu Patuh dan Pasrah. Jalani kondisi seperti ini dengan penuh gembira, dan penuh rasa syukur. Yakinlah jika ini semua adalah takdir terbaik yang Allah berikan, dan harus dijalani dengan penuh rasa syukur,” ujar Ustaz Irwan, Senin (13/7).

Mengusung tema ‘Membentuk Pribadi Berkarakter, Cerdas dan Mandiri’, kegiatan rutin tahunan ini direncanakan akan berlangsung selama lima hari, Senin-Jumat (13-17/7) mendatang. Siswa yang bergabung menjadi keluarga besar SMA Adzkia di tahun ini pun dapat dikatakan beragam, dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya Palembang, Lampung, Garut, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Banten, Depok, Priangan Timur, Jakarta, Bekasi, Bogor, Karawang, Sukabumi, Lubuk Linggau, Batam, Semarang, Kuningan, dan Bandung.

ADZKIA – Meskipun tak dapat bertatap muka secara langsung, prosesi wisuda yang ditunggu-tunggu siswa kelas XII SMA Adzkia Islamic School Pesantren Daarut Tauhiid tetap berlangsung khidmat. Menggunakan aplikasi Zoom Meeting, wisuda yang digelar secara daring, Kamis (25/6) ini tetap berjalan dengan sukses, tanpa kehilangan makna.

Di tahun ajaran 2019/2020, SMA Adzkia meluluskan 58 siswa, dengan total keseluruhan 30 siswa dari kelas XII MIPA dan 28 siswa dari kelas XII IPS. “Alhamdulillah hari ini telah terlaksana kegiatan wisuda daring, yang dilakukan secara serentak, gabungan dari 8 unit sekolah yang ada di Direktorat Pendidikan Daarut Tauhiid,” ujar Kepala SMA Adzkia, Ustaz Irwan Gunawan.

Tidak hanya menampilkan pengalungan medali wisuda dan menyebutkan nama Wisudawan/ Wisudawati satu persatu, proses wisuda juga dimeriahkan dengan pengumuman nama-nama siswa yang menjadi Wisudawan/Wisudawati terbaik dari berbagai kategori. Dari SMA Adzkia, siswa yang terpilih menjadi Wisudawati Terbaik kategori Akidah diraih oleh Darojati Karimah, Rima Maulida, dan Silvia. Sementara untuk kategori Mutabaah Yaumiah (MY) Terbaik, jatuh pada Choirul Astrian, Marwan Kholis dan Dewi Fitriani.

ADZKIA – Mencanangkan program Belajar Dari Rumah (BDR) selama masa pandemic Covid-19 tak lantas membuat manajemen SMA Adzkia berhenti berupaya mencetak generasi penghafal Quran. Meski tanpa tatap muka secara langsung, tim Kepengasuhan SMA Adzkia tetap berkomitmen dan bersemangat untuk dapat menguji hafalan santri kelas XI dan XII melalui kegiatan Parade Tasmi.

“Kegiatan Parade Tasmi ini sengaja digelar untuk memaksimalkan waktu luang saat liburan semester, sekaligus untuk memutqinkan hafalan Qur’an di semester sebelumnya,” ujar Wakil Kepala SMA Adzkia Bidang Kepengasuhan, Ustaz Akmal Jumara, Senin (6/7). Menurut Ustaz yang akrab disapa Abah Akmal ini, ada 95 santri dari kelas XI dan XI yang mengikuti kegiatan Parade Tasmi. “Ada 7 kelompok dari Tahfidz I, II, III, dan Takhasus yang mengikuti Parade Tasmi untuk Ikhwan, serta Kelompok Tahfidz I, II, dan III (A dan B) untuk Akhwat,” tambahnya.

Dilaksanakan sejak Senin (6/7), kegiatan bertajuk ‘Semangat Qurani di Tahun Ajaran Baru’ ini direncanakan akan berlangsung selama enam hari, hingga Sabtu (12/7) mendatang. “Kita laksanakan Parade Tasmi dengan menggunakan aplikasi Video Call Whatsap. Jadi tatap muka antara penguji Tasmi dengan santri dilakukan via Video Call. Sejauh ini Alhamdulillah kegiatan berlangsung lancar,” tutur Abah Akmal.

ADZKIA – Masa pandemic Covid-19 yang mengharuskan masyarakat Indonesia untuk tetap berada di rumah saja tak menyurutkan langkah Direktorat Pendidikan Daarut Tauhiid untuk dapat menyemarakkan kelulusan siswanya dengan cara terbaik. Meski tanpa bertatap muka, kegiatan wisuda yang digelar sebagai ajang penghargaan terakhir bagi para alumni ini tetap dapat berlangsung khidmat dan tak kehilangan makna.

Meluluskan 577 siswa dari delapan unit serta jenjang pendidikan berbeda –TK DT, SMP Putri DT, SMP Putra DT, SMA Putri DT, SMA Putra DT, SMK DT, SMP Adzkia, SMA Adzkia –, wisuda yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (25/6) ini tetap mampu menghadirkan rasa istimewa di masing-masing peserta wisuda. Tak sedikit orang tua siswa yang tampak menahan haru saat melihat tayangan prosesi pengalungan medali wisuda dan mendengar nama anaknya disebut sebagai lulusan dari almamater tercinta. Pun begitu pula saat mendengar nama ananda disebutkan sebagai Wisudawan Wisudawati terbaik di sekolahnya.

Page 1 of 21

SMA ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

JL.Sukamulya V no 1, Rt. 01/09 Serua indah - Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15414 Telp. (021)74638050 hp/WA : 08111840415