SMA ADZKIA BUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU

Print

ADZKIA - Sekolah Kader SMA Adzkia Daarut Tauhiid kembali membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana pendaftaran PPDB di SMA Adzkia dibuka di bulan November, untuk Tahun Ajaran 2022/2023 pendaftaran sudah dapat dilakukan di bulan Oktober.

“Alhamdulillah kita sudah membuka pendaftaran sejak Jumat, 1 Oktober 2021 kemarin. Pendaftaran tahun ajaran baru ini kita percepat agar dapat dilakukan serentak dengan pendaftaran sekolah di Direktorat Pendidikan Daarut Tauhiid Bandung. Jadi, di tanggal 1 Oktober kemarin, bukan hanya pendaftaran di Adzkia saja yang dibuka, namun juga pendaftaran sekolah-sekolah di Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil'Alamin, mulai jenjang TK/PG hingga SMA/SMK,” ujar Wakil Kepala SMA Adzkia bidang Humas, Nawang Fatma Putri, Rabu (5/10).

Menurut Nawang, kuota siswa yang akan diterima di SMA Adzkia TA 2022/2023 adalah 45 siswa, dengan peruntukan kuota 20 orang untuk siswa Ikhwan, dan 25 kuota untuk siswa Akhwat. Seluruh siswa yang diterima ini diungkapkan Nawang merupakan siswa program Beasiswa, yang diperuntukkan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi, namun berprestasi dan memiliki keinginan serta motivasi yang kuat untuk sekolah.

“Masih sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini PPDB di SMA Adzkia hanya dibuka melalui jalur online dengan mengakses situs pendaftaran di alamat www.ppdb.daaruttauhiid.sch.id, tanpa harus datang langsung ke sekolah,” tutur Nawang. Durasi lamanya waktu pendaftaran peserta didik baru di tahun ini pun ditambahkan Nawang lebih panjang dari tahun kemarin.

“Jika tahun kemarin kita hanya buka selama satu bulan setengah, untuk masa pendaftaran di tahun ini diperpanjang mnejadi dua bulan, yaitu dari tanggal 1 Oktober hingga 5 Desember 2021,” tambahnya.

Meski begitu, durasi ini dapat saja berlangsung lebih singkat, jika kuota pendaftar sebanyak 135 orang dinilai sudah mencukupi. Untuk itu, Nawang menyarankan agar orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya di SMA Adzkia Islamic School dapat segera mengurus segara berkas persyaratan yang dibutuhkan dan segera mendaftarkan diri di website yang telah disediakan begitu pendaftaran dibuka.

“Jadi kita hanya buka pendaftaran selama dua bulan, untuk satu gelombang  saja. Jika kuota Pendaftar yang kita targetkan sebanyak 135 orang pendaftar tercukupi, maka secara otomatis Gelombang II ditiadakan. Harapannya, seperti tahun lalu, kita hanya buka satu gelombang saja, sehingga di bulan Januari 2021, kita sudah punya daftar siswa yang fixed akan menjadi Peserta Didik Baru di SMA Adzkia, untuk Tahun Ajaran 2022/2023 mendatang,” jelas Nawang.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Peserta Didik diantaranya adalah scan KTP Orang Tua, scan Kartu Keluarga, scan Akte Kelahiran, scan Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dari Sekolah Asal, scan Surat Keterangan Sehat dari Dokter / Puskesmas, Soft File Pas Foto 3x4 (maksimal 1 Mb), foto rumah tampak samping, dalam, dan depan, scan nilai rapor kelas VIII (semester I dan II) serta nilai rapor PTS kelas IX (semester I), dan terakhir, scan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan.

“Semua persyaratan di atas wajib untuk dipenuhi, agar selanjutnya bisa mengikuti tahapan Tes Akademik, Tes Wawancara (untuk orang tua dan anak), Tes Baca Quran, Tes Fisik, serta Psikotes, serta agar dapat dilakukan home visit / survey kelayakan oleh Daarut Tauhiid Peduli,” ungkapnya.

Nawang mengatakan, selesai melaksanakan berbagai tes yang tadi disebutkan, kemudian dinyatakan layak oleh Daarut Tauhiid Peduli untuk bisa menerima manfaat Program Beasiswa Pelajar Tangguh di Sekolah Kader SMA Adzkia Islamic School, sesuai dengan indikator keasnafan dari DTP, akan ada pengumuman Tes Seleksi Tahap II yang menyatakan siswa tersebut diterima di SMA Adzkia. “ Mudah-mudahan pelaksanaan PPDB tahun ini diberikan kelancaran oleh Allah SWT, dan dipermudah segala sesuatunya sehingga kita bisa kembali menjaring siswa-siswa berprestasi, baik secara akademik, maupun non akademik,” pungkasnya. (HumAdz)